Lima Opu Kerajaan Luwu di Tanah Melayu

 OPU DAENG KEMASI, Kurang dikenal dibanding saudara-saudaranya, namun tetap memainkan peran penting dalam petualangan mereka.


Dia adalah adik bungsu dari 5 Opu Bersaudara yang dalam perjalanannya sangat terkenal dalam sejarah dunia Melayu pada abad ke-18. Ia menikah dengan Raden Tengah, adik Sultan Sambas & diberi gelar Pangeran Mangkubumi. Ia meninggal di Sambas & dimakamkan di kompleks pemakaman Raja-Raja Sambas, tepatnya di belakang Keraton Sambas.

Opu Lima Bersaudara berhasil memainkan peranan dalam politik Negeri-negeri Melayu di Semenanjung Tanah Melayu, maka Sultan Umar Akamuddin I, Sultan Sambas III mengirimkan surat kepada mereka. Ini disebabkan Sultan Umar Akamuddin I berhasrat Opu Bugis Lima Bersaudara melawat kekerajaan baginda. Selain itu, Sultan Umar Akamuddin I berhasrat untuk mengawinkan Raden Tengah, adinda baginda kepada salah seorang Opu Lima Bersaudara. Setelah diskusi Opu Bugis Lima Bersaudara selesai, Daeng Menambun dan Daeng Kemasi belayar dan menuju ke kerajaan Sambas untuk menghadap Sultan Umar Akamuddin I. Sultan Umar Akamuddin I begitu bersuka cita atas kedatangan Daeng Menambun dan Daeng Kemasi ke kerajaan baginda. 

Setelah tiga hari Daeng Menambun dan Daeng Kemasi menetap di kerajaan Sambas, Sultan Umar Akamuddin mengutus kerabat diraja Sambas dan tujuh orang kyai bertemu dengan mereka untuk memaklumkan bahwa baginda berhasrat di antara salah seorang dari mereka diangkat sebagai menantu baginda dan menetap di sini. Mendengar hal itu, Daeng Menambun menyatakan bahwa beliau menyandang gelaran sebagai Pangeran Emas Seri Negara di kerajaan Matan dan menyatakan bahwa Daeng Kemasi masih belum menikah. Penuturan Daeng Menambun adalah seperti berikut "Ini ada adik saya Daeng Kemasi, belum juga berumah-rumah. Jikalau suka Sultan Adil memeliharakan, saya pun turut suka juga, sama-sama mencarikannya jalan yang kebajikan. Jikalau ada diberi Allah, diterimalah seperti kehendak Sultan itu".

Selanjutnya utusan dari istana Sambas itu menghadap dan menyampaikan berita gembira kepada Sultan Umar Akamuddin I. Beberapa hari kemudian, Daeng Kemasi menikah dengan Raden Tengah binti Sultan Umar Akamuddin I, Sultan Umar Akamuddin I berasa amat gembira kerana hasrat baginda tercapai. Setelah hari pernikahan ke tujuh, Daeng Kemasi dilantik sebagai Pangeran Mangkubumi di kerajaan Sambas.

 

Komentar