OPU DAENG PARANI, Terkenal sebagai pejuang yang gagah berani. Ia terlibat dalam berbagai konflik dan peperangan di Semenanjung Malaya, termasuk membantu Kesultanan Johor melawan musuh-musuh mereka.
Dia adalah kakak tertua dari 5 Opu Bersaudara yang kemudian menikah dengan Putri Raja Selangor, kemudian menikah lagi dengan adik dari Raja Kedah. Opu Daeng Parani terlibat dalam politik Kesultanan Johor pada awal abad ke-18.
Dalam naskah Tuhfat Al-Nafis disebutkan bahwa Opu Daeng Parani dan keempat saudaranya dijemput oleh Sultan Muhammad Jiwa (Sultan Kedah) untuk membantunya dalam pertempuran melawan Sultan Abdul Jalil Rahmat Shah (Raja Kecik) yang kalah di pertempuran pertama, tetapi pada pertempuran kedua Opu Daeng Parani dan pasukannya berhasil dikalahkan oleh Raja Kecik dan mengakibatkan kematian Opu Daeng Parani setelah tertembak di Kedah.
Opu Daeng Parani memiliki 2 orang anak, yaitu Daeng Kamboja yang dinobatkan sebagai Yang Dipertuan Muda Riau III menggantikan pamannya Opu Daeng Cella'.
Nama Daeng Kamboja sendiri diambil setelah Opu Daeng Parani berhasil memenangkan pertandingan sabung ayam dengan Raja Culan di Kamboja. Setelah kembali dari Kamboja, lahirlah putranya yang diberi nama Daeng Kamboja. Lalu anak keduanya bernama Daeng Tijah, yang menjadi menantu Raja Alam dari Siak.

Komentar
Posting Komentar